Masalah Baru di Singapura, Klaster Covid-19 Meluas di 182 Kios Pasar

Senin, 14 Juni 2021 | 15:36:50 WIB

()

JAMBIONE.COM – Setelah berhasil mengatasi penularan di sejumlah klaster, kini muncul lagi klaster Covid-19 baru di Singapura. Kali ini klaster muncul di pasar 115 Bukit Merah View Market da Food Center antara 25 Mei hingga 12 Juni 2021. Siapa saja yang datang pada tanggal tersebut wajib mengikuti tes Covid-19 gratis.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Singapura pada Minggu (13/6) mengatakan semua staf dan penyewa yang telah bekerja di pasar sejak 25 Mei telah dikarantina, dan akan dilakukan swab selama karantina. Selain itu, semua staf dan penyewa yang telah bekerja di 116 Bukit Merah View mulai 25 Mei juga akan diuji untuk Covid-19.

Anggota masyarakat yang mengunjungi toko-toko di 116 Bukit Merah View antara 25 Mei dan 12 Juni juga akan ditawarkan tes Covid-19 gratis. Klaster 115 Bukit Merah View Market and Food Center kini memiliki 6 kasus, setelah 4 kasus terkait dilaporkan pada Minggu (13/6).

“Penyelidikan epidemiologi kami telah menemukan bahwa kemungkinan ada penularan yang sedang berlangsung di antara individu-individu yang bekerja di lokasi tersebut,” jelas Kemenkes.

Kementerian mendesak semua pengunjung ke 115 dan 116 Bukit Merah View antara 25 Mei dan 12 Juni untuk memantau kesehatan mereka dengan cermat, dan meminimalkan interaksi sosial sejauh mungkin, selama 14 hari sejak tanggal kunjungan mereka. Semua 182 kios di pasar dan pusat jajanan telah ditutup dari Minggu hingga Selasa untuk pembersihan, setelah kasus Covid-19 terdeteksi di sana.

Empat kasus baru dari pasar terdiri dari seorang pria berusia 50 tahun yang merupakan pekerja konservasi, seorang pria berusia 72 tahun yang bekerja di toko serba ada, seorang perempuan berusia 67 tahun yang bekerja sebagai penjual warung makan, dan seorang pria penjual warung makan berusia 65 tahun.

Keempatnya adalah kontak dekat dari seorang pria berusia 74 tahun yang telah divaksinasi lengkap dan bekerja di sebuah toko serba ada di pasar. Hanya pria berusia 72 tahun yang mengalami gejala Covid-19. Dia mengalami pilek, tiga sisanya tidak menunjukkan gejala.

Mereka termasuk di antara total 10 kasus Covid-19 di masyarakat yang dilaporkan. Dua saat ini tidak terkait, sementara delapan kasus Covid-19 yang tersisa di komunitas terkait dengan kasus sebelumnya. Lima dari kasus terkait telah dikarantina sebelumnya, sementara tiga sisanya terdeteksi melalui pengawasan.(*)

Sumber: JawaPos.com





BERITA BERIKUTNYA
loading...