Kader Golkar Kota Jambi Tunggu Pernyataan Resmi Cek Endra Soal Putusan Mahkamah Partai

Upaya PK Bukan Sikap Resmi DPD I

Selasa, 29 Juni 2021 | 10:10:52 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Putusan Mahkamah Partai Golkar yang memenangkan Budi Setiawan sebagai Ketua DPD II Partai Golkar Kota Jambi beberapa waktu lalu masih menuai polemik. Ini karena kubu Endria Putra selaku termohon tidak menerima putusan itu. Dia akan membawa keputusan ini ke ranah hukum.

Endria mengatakan, setelah menerima salinan putusan, dia akan melaporkan ke Mahkamah Kehormatan dan majelis etik DPP Golkar. Tak hanya itu, ia juga menegaskan akan melapor ke Pengadilan Negeri.

Sikap Endria mendapatkan dukungan dari DPD Partai Golkar Provinsi Jambi. Bahkan, DPD I akan mengajukan surat ke DPP untuk melakukan peninjauan kembali karena dianggap tidak berkeadilan. Namun, sejumlah pihak meragukan upaya DPD I tersebut murni sikap partai. TapI lebih kepada sikap pribadi oknum pengurus.

Mantan Ketua SC Musda DPD II Golkar Kota Jambi, Ahmad Hanafiah menegaskan bahwa putusan Mahkamah Partai DPP Golkar membuktikan jika Musda yang memenangkan Budi Setiawan tidaklah bodong seperti yang tuding DPD I selama ini.

Menurut dia, Mahkamah Partai telah melaksanakan tugas dengan baik, dimana dalam memutuskan tentunya dengan berbagai pertimbangan.

"Mahkamah Partai DPP Partai Golkar telah meminta jawaban dari pemohon dan termohon, tidak ada Mahkamah Partai itu berpihak atau anggapan lainnya. Mahkamah Partai memutuskan sesuai dengan fakta hukum, bukan opini," kata Ahmad Hanafiah, Sabtu (26/6) akhir pekan lalu.

 Dia berharap apa yang telah menjadi keputusan Mahkamah Partai DPP Golkar ini dapat diikuti oleh kader partai Golkar. "Keputusan Mahkamah Partai ini mengikat, jadi mari ikuti apa yang telah menjadi keputusan Mahkamah Partai DPP Golkar," ujarnya.

Disinggung soal upaya peninjauan kembali (PK) yang akan dilakukan DPD I Golkar Provinsi Jambi  atas putusan Mahkamah Partai DPP Golkar, Ahmad Hanafiah mengaku bingung, bagaimana putusan itu bisa di PK. "Mereka boleh menggugat kemana yang mereka mau, tetapi harus sesuai dengan aturan. Memang boleh kembali menggugat sesuai dengan pasal 33, tetapi dari pasal 32 ayat 5 keputusan Mahkamah Partai ini sudah mengikat dan final," katanya.

Soal rencana DPD Golkar Provinsi untuk meminta peninjauan kembali, Ia menilai itu pernyataan pribadi, bukan mewakili lembaga DPD. "Selama ini saya memantau, anggapan saya apa yang disampaikan DPD I Golkar Provinsi Jambi bukan penyampaian ketua DPD I (Cek Endra), melainkan hanya penyampaian pengurus atau sikap pribadi pengurus. Kita ingin penyampaian ini langsung dari Ketua DPD I, bukan dari pengurus seperti selama ini," katanya.

Sekretaris DPD I Golkar Provinsi Jambi, A Rahman atau yang akrab disapa Cemen belum mau berkomentar terkait upaya PK yang dilakukannya. Saat Jambi One mengirim pesan via aplikasi WhatsApp (WA), belum mendapatkan jawaban.

Terpisah, Endria Putra saat dikonfirmasi terkait rencana melaporkan Mahkamah Partai mengaku baru menerima amar putusan. Soal laporan belum dipastikan kapan akan dimasukkan.
"Lumayan tebal amar putusannya. Kami sedang mempelajari karena banyak sekali isinya tidak sesuai fakta," kata Endria Putra via pesan WhatsApp (WA), Senin (28/6). (fey)  






BERITA BERIKUTNYA
loading...