Fasha : Tidak Semua Drainase Jadi Kewenangan Pemkot Jambi

Kamis, 15 Juli 2021 | 07:28:31 WIB

Wali Kota Jambi Syarif Fasha .
Wali Kota Jambi Syarif Fasha . (Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI-Persoalan banjir di Kota Jambi masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Pasalnya setiap terjadi hujan deras selama 1 jam saja, maka air akan menggenangi pemukiman dan jalan-jalan protokol yang ada di Kota Jambi.

Peristiwa itu terus menerus terjadi setiap hujan. Seperti tidak ada solusi dari pemerintah untuk menyelesaikan persoalan yang mengorbankan masyarakat tersebut.

Wali Kota Jambi Syarif Fasha saat dimintai tanggapan mengenai banjir yang kerap terjadi saat hujan deras di Kota Jambi itu mengatakan, kondisi drainase di Kota Jambi bukan hanya kewenangan Pemerintah Kota Jambi.

Dijelaskan Fasha, Pemerintah Kota Jambi memiliki kewenangan drainase yang lebarnya dibawah 1 meter. Drainase yang lebarnya diatas 1 meter maka itu merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS VI).

"Kewenangan drainase tidak semua kewenangan kota, ada kewenangn balai dan provinsi," kata Wali Kota Jambi Syarif Fasha, kemarin (14/7).

Lebih lanjut Fasha mengatakan, seperti kondisi penyempitan bottlenecks pada aliran sungai yang merupakan kewenangan BWSS VI.

"Kami sudah koordinasi dengan balai. Jika hari ini (kemarin, red) tidak dibongkar juga maka saya akan meminta PU Kota Jambi untuk membongkar bottlenecks tersebut," kata Wali Kota Fasha.

Sementara Kepala Bidang Sumberdaya Air PUPR Kota Jambi Yunius mengatakan, bottlenecks yang terjadi penyempitan tersebut yakni aliran Sungai Asam yang berada di kawasan Kota Jambi, tepatnya dekat Keyo Kost.

Saat ini sebut Yunius, drainase itu sudah mulai ditangani oleh BWSS VI.

"Itu sudah mulai bekerja orang BWSS. Besok (hari ini, red) alat masuk untuk membongkar penyempitannya," katanya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...