Peparprov Jambi ke VII Tahun 2021 Berjalan Sukses

Minggu, 18 Juli 2021 | 18:24:09 WIB

(Andrey/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI-Dinas Kepemudaan Olahraga Provinsi Jambi, telah melaksanakan Pertandingan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Jambi. Peparprov tersebut merupakan ajang seleksi atlet disabilitas ke VII.

Meski dalam situasi pandemi Covid-19 tidak menyurutkan semangat para atlet disabilitas untuk tetap bertanding. Dan setiap pelaksanaan disemua cabang olahraga dipertandingkan, para atlet dan panitia tetap mematuhi serta menjalankan protokol kesehatan. 

Ada delapan cabor yang dipertandingkan, diantaranya Renang dan panahan yang dilaksanakan di Komplek Kolam Berenang Kota Baru Jambi, kemudian Tenis Meja di Gedung Judo, Angkat Berat, Badminton, Catur, kemudian Atletik yang terdiri dari Lomba Lari, Lempar Lembing, Lompat Jauh, Tolak Peluru dan Lempar Cakram yang dilaksankan di Lapangan Bola Stadiun Mini Kota Jambi.

Untuk diketahui, para atlet merupakan atlet terbaik dari 11 kabupaten kota se Provinsi Jambi dalam rangka seleksi yang nantinya akan di persiapkan pada Peparnas pada November 2021 mendatang.

Untuk tahun ini, Kabupaten Batanghari berhasil menjadi juara umum dengan perolehan emas sebanyak 49. Berikut rinciannya.

No

Kabupaten

Emas

Perak

Perunggu

1

2

3

4

5

6

7

8

9

 

Batanghari

Kota Jambi

Bungo

Muarojambi

Sarolangun

Tanjung Jabung Timur

Kerinci

Tanjung Jabung Barat

Tebo

 

49

25

19

13

10

3

3

2

1

22

11

4

7

9

2

1

1

4

9

5

7

7

1

3

0

2

9

 

Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jambi, Ronaldi melalui Kasi Olahraga, Kreasi Tradisional dan Layanan Khusus, Jhoni Pransiska menyatakan bahwa secara umum pelaksanaan Peparov tahun ini, berjalan dengan lancar. Para atlet dari kabupaten kota sangat antusias.

Dijelskannya, Peparprov sebagai ajang kualifikasi untuk memilih para calon atlet yang akan mewakili Provinsi Jambi berlaga di Peparnas di Papua pada November mendatang.

“Para pengurus penyandag Disabilitas di Kabupaten dan Dinas Kepemudaan Olahraga di Kabupaten sangat mendukung dengan pelaksanaan kegiatan ini. Istilahnya ajang ini PON nya para atlet penyandang disabilitas,” katanya.

Selaku leading sektor pelakasanaan Peparprov, Jhoni mengucapkan terimakasih kepada pemerintah kabupaten Kota yang telah mengirim atlet-atletnya untuk mengikuti ajang ini.

Diungkapkan Jhoni, dari 11 Kabupaten, dua kabupaten yakni Merangin dan Sungai Penuh tidak mengirimkan atlet. Dikarenakan adanya kendala tekhnis yang dihadapi dimasing-masing kabupaten tersebut.

“Merangin karena keterbatasan atlet, sementara Sungaipenuh terkait dengan anggaran yang posnya tidak berada di Dispora. Namun pada prinsipnya Merangin, Sungaipenuh siap namun karena ada kendala sehingga tidak bisa mengirim atlet untuk mengikuti ajang Peparprov tahun ini,” jelas Jhoni lagi.

Selain itu, Jhoni juga menyatakan bahwa ia berharap agar Perparprov selanjutnya bisa dilaksanakan dengan lebih baik lagi dan di ikuti seluruh Kabupaten Kota di Provinsi Jambi. “ Sekarang ini ajang Disabilitas sudah setara dengan ajang olahraga prestasi lainnya. Selain itu, Perparprov juga bertujuan untuk mengangkat derajat dan martabat para atlet penyandang disabilitas,” harap Jhoni.

Pada pelaksnaan Peparnas di Papua, Jhoni menyatakan bahwa Provins Jambi memiliki target masuk di 10 besar untuk meraih emas. Dengan modal kerja keras, antusias tinggi, dan kesungguhan serta keseriusan para atlet Jambi, ia meyakini taregt tersebut akan mudah untuk diraih. (rey/adv)






BERITA BERIKUTNYA
loading...