Covid-19 di Jambi Sudah Tembus 16.441 Orang, Sembuh 12.809, Meninggal 321 Orang

Rekor Tertinggi, Sehari 442 Positif, 6 Meninggal

Senin, 19 Juli 2021 | 07:07:16 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Situasi covid-19 di Provinsi Jambi makin mengkhawatirkan. Data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, pada Minggu (18/7) kemarin terjadi penambahan 442 kasus dalam satu hari. Ini merupakan rekor tertinggi penambahan kasus harian sejak pertama kali covid-19 di Jambi 21 Maret 2020 lalu. Kini total warga Jambi yang terpapar corona sudah menembus angka 16.441 orang.

Penambahan pasien baru ini terbanyak berasal dari Kota Jambi, yakni 162 orang. Lalu Batanghari 156 orang, Tebo 76 orang, Sarolangun 37 orang, Kerinci 5 orang, Muarojambi 4 orang dan Tanjab Timur 2 orang.

"Rekor terbaru pasien positif di Jambi. Untuk itu atas nama satgas covid-19, saya menghimbau masyarakat Jambi untuk tetap semangat. Jangan bosan, jangan lengah melakukan disiplin protokol kesehatan yang ketat dengan menerapkan 3M dan ingat pesan ibu 5M," kata Johansyah, jubir satgas penanganan COVID-19 Provinsi Jambi.

Sementara angka kesembuhan hanya bertambah 133 orang, sehingga totalnya menjadi 12.809 orang. Tambahan angka kesembuhan ini berasal dari Tanjab Barat 87 orang, Kota Jambi 42 orang dan Merangin 4 orang.

Di sisi lain, angka kematian akibat covid-19 di Provinsi Jambi kembali bertambah 6 orang. Rinciannya di Tanjab Barat 5 orang dan Merangin 1 orang. Sehingga total sudah ada 321 warga Jambi yang meninggal dunia akibat corona.

Sebaran pasien meninggal ini terbanyak di Kota Jambi, yakni 99 orang. Kemudian, Batanghari 48 orang, Merangin 44 orang, Tebo 36 orang, Tanjab Barat 33 orang, Muarojambi 20 orang, Kerinci 12 orang, Sungai Penuh 11 orang, Bungo 9 orang, Sarolangun 5 orang, dan Tanjab Timur 4 orang.

Secara nasional, kasus positif Covid-19 bertambah 44.721 pada hari ini, Minggu (18/7). Dengan demikian, total kasus positif Covid-19 di Indonesia sejak Maret 2020 mencapai 2.877.476. Sementara pasien positif yang sembuh bertambah 29.264 orang, sehingga total pasien yang dinyatakan pulih mencapai 2.261.658.

Kemudian pasien yang meninggal dunia bertambah 1.093. Dengan demikian, total kasus kematian Covid-19 tembus 73.582 orang. Untuk kasus aktif atau pasien yang masih dalam perawatan dan isolasi mandiri hingga hari ini mencapai 542.236 orang atau bertambah 14.364 dari kemarin. Sedangkan total kasus suspek Covid-19 sebesar 253.785 orang. Sementara spesimen yang diperiksa pada hari ini mencapai 192.918 sampel.

Beberapa pekan terakhir, kasus positif Covid-19 di Indonesia masih terus mengalami lonjakan dengan sejumlah rekor baru. Tambahan kasus baru bahkan telah di atas 50 ribu, dengan angka tertinggi Kamis (15/7) mencapai 56.757 kasus. Selain itu, kasus kematian juga mencatat rekor baru pada Jumat (16/7) dengan tambahan 1.205.

Pemerintah terus berupaya menekan laju penularan Covid-19, salah satunya menerapkan PPKM Darurat di Jawa dan Bali serta sejumlah daerah lainnya hingga 20 Juli. Namun, upaya tersebut dinilai sejumlah epidemiolog belum berhasil.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan PPKM Darurat akan diperpanjang hingga akhir Juli. Menurutnya, perpanjangan PPKM Darurat sudah diputuskan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam Rapat Kabinet Terbatas.

Hanya saja, Menko Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan menyebut kepastian soal perpanjangan PPKM Darurat itu baru akan diumumkan dalam 2-3 hari ke depan. Luhut mengklaim mobilitas dan aktivitas masyarakat menurun signifikan pada pelaksanaan PPKM Darurat sejak 3 Juli, dilihat dari beberapa alat ukur salah satunya intensitas lalu-lintas di Google Maps. Namun, menurut Luhut, penurunan mobilitas belum membuat kasus Covid-19 melandai.

Luhut juga meminta masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dilakukan pemerintah agar target herd immunity segera terwujud.(ist/tim/pris/cnn)






BERITA BERIKUTNYA
loading...