Positif Covid-19 di Jambi Capai 28.155 Orang, Sembuh 25.367

Kematian Sudah Tembus 700 Orang

Rabu, 01 September 2021 | 07:15:02 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBONE.COM, JAMBI- Kasus kematian akibat covid-19 di Provinsi Jambi sudah tembus 700 orang sejak pertama kali diumumkan ditemukan di Jambi, 21 Maret 2020 lalu. Ini setelah ada 5 pasien lagi dilaporkan meninggal dunia akibat virus tersebut, Selasa kemarin (31/8). Lima pasien yang meninggal itu berasal dari Kota Jambi 2 orang, Tebo 2 orang dan Batanghari 1 orang.

Sementara itu, kasus barfu positif bertambah 113 orang. Kini total warga Jambi yang terpapar corona sudah mencapai 28.155 orang. Disisi lain, angka kesembuhan juga terus meningkat drastis. Selasa kemarin 215 pasien dinyatakan sembuh. Total sudah ada 25.367 orang dinyatakan sembuh. Sedangkan pasien yang kini masih menjalani perawatan cukup 2.088 orang.

Secara nasional, kasus positif Covid-19 di Indonesia  bertambah 10.534 pada Selasa (31/8). Penambahan itu membuat total kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 4.089.801 sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020 lalu.

Merujuk data Satgas Penanganan Covid-19 pemerintah pusat, dari total kasus positif, sebanyak 3.760.497 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh bertambah 16.781 dari hari sebelumnya.

Dari total kasus positif, sebanyak 133.023 di antaranya telah meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona bertambah 532 dari hari sebelumnya. Kasus aktif turun 6.779 dari hari sebelumnya, sehingga total 196.781. Spesimen yang diperiksa 224.242.

Pandemi virus corona masih melanda Indonesia. Sempat mengalami lonjakan kasus beberapa pekan setelah Idulfitri 2021, kini penurunan terjadi secara signifikan. Baik angka kasus baru maupun pasien yang meninggal dunia. Tingkat pasien yang di rumah sakit pun telah menurun drastis.

Terbaru, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan tingkat penularan virus corona (Covid-19) kini sudah menurun drastis. Di lingkup nasional, penurunan mencapai 90 persen pada Senin (30/8).

"Ini dilihat kasus terkonfirmasi dan secara nasional yang turun hingga 90,4 persen pada hari ini. Secara spesifik di Jawa-Bali turun hingga 94 persen dari titik puncaknya 15 Juli lalu," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (30/8).

Penurunan tingkat penularan itu berimplikasi pada  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah hingga 6 September mendatang. Jumlah daerah yang menerapkan PPKM Level 4 ikut menurun lantaran tingkat penularan mulai melandai.

Wilayah di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 4 tingkat provinsi, turun dari 7 menjadi 4 provinsi. Di tingkat kabupaten/kota juga turun menjadi 85 dari semula 104 pada pekan lalu. Wilayah yang menerapkan PPKM Level 3 juga turun, dari 234 menjadi 232 kabupaten/kota.

Kemudian, wilayah yang menerapkan PPKM Level 2 menjadi 68 dari semula 48 kabupaten/kota luar Jawa-Bali pada pekan sebelumnya. Lalu ada satu daerah yang menerapkan PPKM Level 1. Pekan lalu, tidak ada daerah yang menerapkan PPKM Level 1.

Sementara di Jawa Bali, daerah yang menerapkan PPKM Level 4 berkurang dari 51 menjadi 25 kabupaten/kota. PPKM Level 3 bertambah dari 67 menjadi 76 kabupaten/kota. Daerah yang menerapkan PPKM Level 2 bertambah dari 10 menjadi 27 kabupaten/kota.(ist/bmw/cnn)






BERITA BERIKUTNYA
loading...