7 Orang Lagi Meninggal, 133 Positif, dan 149 Sembuh

Kamis, 02 September 2021 | 10:14:47 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Grafik kasus baru covid-19 di Jambi mulai melandai. Berdasarkan data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, pada Rabu (1/9) kemarin, kasus baru bertambah 133 orang. Kasus baru ini merata di seluruh kabupaten dan kota. Khusus Kota Jambi ada 34 kasus positif baru. Angka ini jauh menurun dibanding pekan lalu yang selalu diatas 100.

Dengan tambah kasus baru ini, kini total warga Jambi yang terpapar sudah mencapai 28.288 orang. Sementara pasien covid-19 yang sembuh 149 orang. Sehingga totalnya menjadi 25.516 orang. Sedangkan kasus aktif atau pasien yang masih menjalani perawatan sebanyak 2.065 orang.

Di sisi lain, angka kematian masih terus bertambah. Bahkan, angkanya sudah menembus 707 orang setelah ada penambahan 7 pasien lagi meninggal Rabu kemarin.

Secara nasional, kasus positif Covid-19 di Indonesia bertambah 10.337 pada Rabu (1/9). Penambahan itu membuat total kasus positif virus corona di Indonesia mencapai 4.100.138 sejak pertama kali diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada awal Maret 2020 lalu.

Merujuk data Kementerian Kesehatan, dari total kasus positif, sebanyak 3.776.891 di antaranya telah sembuh. Pasien yang sembuh bertambah 16.394 dari hari sebelumnya.

Sementara sebanyak 133.676 orang lainnya meninggal dunia. Pasien yang meninggal dunia usai terinfeksi virus corona bertambah 653 dari kemarin. Kemudian kasus aktif atau pasien yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri sebanyak 189.571 orang. Jumlah ini turun drastis dibanding Juli 2021. Spesimen yang diperiksa 220.061 sampel.

Pandemi virus corona masih melanda Indonesia. Sempat mengalami lonjakan kasus beberapa pekan setelah Idulfitri 2021, kini kasus mulai menurun. Baik angka kasus baru maupun pasien yang meninggal dunia. Keterisian rumah sakit pun juga menurun.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan tingkat penularan virus corona sudah turun hingga 90 persen pada Senin (30/8).

"Ini dilihat kasus terkonfirmasi dan secara nasional yang turun hingga 90,4 persen pada hari ini. Secara spesifik di Jawa-Bali turun hingga 94 persen dari titik puncaknya 15 Juli lalu," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Senin (30/8).

Penurunan tingkat penularan itu berimplikasi pada  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di sejumlah daerah hingga 6 September mendatang. Jumlah daerah yang menerapkan PPKM Level 4 ikut menurun lantaran tingkat penularan mulai melandai.

Wilayah di luar Jawa-Bali yang menerapkan PPKM Level 4 tingkat provinsi, turun dari 7 menjadi 4 provinsi. Di tingkat kabupaten/kota juga turun menjadi 85 dari semula 104 pada pekan lalu. Wilayah yang menerapkan PPKM Level 3 juga turun, dari 234 menjadi 232 kabupaten/kota.

Kemudian, wilayah yang menerapkan PPKM Level 2 menjadi 68 dari semula 48 kabupaten/kota luar Jawa-Bali pada pekan sebelumnya. Lalu ada satu daerah yang menerapkan PPKM Level 1. Pekan lalu, tidak ada daerah yang menerapkan PPKM Level 1.

Sementara di Jawa Bali, daerah yang menerapkan PPKM Level 4 berkurang dari 51 menjadi 25 kabupaten/kota. PPKM Level 3 bertambah dari 67 menjadi 76 kabupaten/kota. Daerah yang menerapkan PPKM Level 2 bertambah dari 10 menjadi 27 kabupaten/kota.(ist/tim/fra/cnn)






BERITA BERIKUTNYA
loading...