Kasus Aktif Turun, Meninggal Bertambah 6 Orang

Rabu, 08 September 2021 | 07:12:15 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, penambahan kasus baru positif covid-19 terus melandai. Dibawah angka 100. Pada Selasa (7/9) tercatat penambahan kasus baru hanya 54 orang. Sehingga total kasus positif sebanyak 28.775 orang.

Sementara jumlah pasien yang dinyatakan sembuh juga terus bertambah banyak. Selasa kemarin tercatat 129 pasien yang sembuh. Sehingga jumlahnya sudah 26.451 orang. Dengan tambahan ini, jumlah kasus aktif berkurang lagi 81 orang, sehingga jumlahnya kini 1.598 orang.

Di sisi lain, kasus kematian akibat covid-19 bertambah lagi 6 orang. Keenam pasien berasal dari Sungai Penuh 2 orang. Empat lagi dari Kota Jambi, Bungo, Tanjab Barat, dan Tanjab Timur.  Kini angka kematian sudah mencapai 726 orang.

Secara nasional, kasus baru covid-19 bertambah 7.201 kasus per Selasa (7/9). Tambahan angka tersebut membuat total kasus positif di Indonesia berada di angka 4.140.634 kasus sejak awal pandemi.

Satgas Covid-19 turut mencatat angka kesembuhan secara total berjumlah 3.864.848 pasien, setelah penambahan pasien sembuh sebanyak 14.159 orang hari ini. Sementara itu, angka kematian bertambah 683 kasus, membuat total kasus kematian mencapai 137.156 orang.

Jumlah spesimen yang diperiksa per hari sebanyak 251r ribu unit. Adapun kasus aktif hingga hari ini berada di angka 138.630 kasus, setelah penurunan sebanyak 7.641 kasus dibandingkan kemarin.

Pemerintah menetapkan perpanjangan PPKM berdasarkan level di seluruh wilayah. Di Pulau Jawa-Bali, perpanjangan PPKM dilakukan selama sepekan ke depan hingga 13 September. Sementara itu di luar Jawa-Bali, PPKM diperpanjang hingga 20 September mendatang.

Bali diketahui masih berada di level 4 PPKM. Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Bali masih berada di level 4 menimbang sejumlah kasus baru yang hingga tingkat keterisian rumah sakit yang belum sepenuhnya terkendali. "DIY berhasil turun ke level 3," ujar Luhut dalam jumpa pers, Senin (6/9) malam.

Luhut meminta masyarakat untuk tidak terlena dengan penurunan kasus virus corona di tanah air. Dia tak ingin masyarakat merayakannya. "Apa yang dicapai kita bersama hari ini, tentunya bukanlah bentuk euforia yang harus dirayakan," kata Luhut.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo menyebut virus corona tidak mungkin bisa hilang secara keseluruhan. Ia mengimbau masyarakat agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Jokowi meminta seluruh elemen pemerintahan untuk menyampaikan hal itu kepada masyarakat. Ia tak ingin penurunan penularan Covid-19 membuat masyarakat lengah.

"Yang namanya Covid ini tidak mungkin hilang secara total. Yang bisa kita adalah mengendalikan, ini penting, statement ini penting sekali supaya tidak terjadi euphoria yang berlebihan," kata Jokowi disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Senin (6/9).(ist/ain/cnn)






BERITA BERIKUTNYA
loading...