Soal Modal Bank Jambi Rp.40 M, Penyebab Dua Oknum Dewan Hampir Adu Jotos

Senin, 13 September 2021 | 21:12:35 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI- Sidang paripurna DPRD Provinsi Jambi diwarnai cek-cok antara anggota DPRD Provinsi Jambi. Hal ini terjadi ketika rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi dengan Agenda Penyampaian KUPA dan PPAS APBDP tahun 2021 kemarin Senin (13/9) pukul 16:00 sore. 

Bersitegang antara anggota DPRD terjadi diawali ketika Gubernur Jambi Al Haris setelah menyampaikan KUPA dan PPAS APBDP tahun 2021, namun dalam poin penyampaian tersebut ada penyampaian terkait pengeluaran pembiayaan akan dilaksanakan penyertaan modal pada Bank Jambi sebesar 40 milyar atau meningkat 22 milyar dari rencana pada APBD murni yang dianggarkan sebesar 18 milyar.

"Saya langsung interupsi pada pak Gubernur, saya bilang kalau penyertaan modal pada Bank Jambi sebesar 40 milyar ini sementara perdanya belum disetujui, tapi kenapa Gubernur langsung menyampaikan," ujar Anggota DPRD Provinsi Jambi Fauzi Ansori.

Menurut Fauzi Ansori pembahasan tersebut harus diperjelas, kalau memang ada penyertaan modal makan ranperda ini harus ditindaklanjuti, kalau tidak lebih baik ranperda ini ditiadakan. 

"Karena secara aturan akan menjadi bermasalah," ujar Fauzi ansori. 

Lalu setelah Fauzi Ansori menyampaikan pendapat, anggota DPRD Provinsi Jambi lainnya yakni Kamaludin Havis intruksi. 

"Ya jangan bahas disinilah, lebih baik dibahas di komisi-komisi secara tertutup jangan dibahas di paripurna, jangan cari panggung lah disini," kata Kamaludin Havis. 

Fauzi Ansori kembali menjelaskan, bahwa dirinya tidak mencari panggung disini. Ini terkait hak legislasi dan hak budgeting anggota DPRD. 

"Kenapa anda kok tiba-tiba menyerang pribadi saya?". Ini masalah pembahasan anggaran untuk kepentingan rakyat Jambi," katanya.

Akibat pernyataan tersebut, malah memancing cek-cok, karena dianggap telah beranggapan tidak baik terhadap pernyataan Fauzi Ansori. 

Akhirnya sampai usai rapat paripurna masih terjadi keributan antara kedua anggota DPRD Provinsi Jambi tersebut.






BERITA BERIKUTNYA
loading...