Dewan Disorot Terkait Kabar Pembatalan Proyek Jembatan Tanjung Pauh

Rabu, 15 September 2021 | 07:22:09 WIB

(Saudi Arabia/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, KERINCI - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Kerinci dapil V, dinilai gagal memperjuangkan aspirasi masyarakat. 

Hal tersebut dinilai dari gagalkannya memperjuangkan Pembangunan jembatan Batang Merao Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat,kabupaten Kerinci.  yang dijanjikan akan dibangun tahun ini di kabarkan dibatalkan.

Jembatan yang menjadi akses warga untuk membawa hasil panennya kini tinggal janji. Bahkan akhir-akhir cerita ditengah masyarakat lemahnya perwakilan rakyat dan dewan dari dapil V dinilai gagal memperjuangkan

6 anggota dewan dari dapil V dinilai tumbang oleh Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, lobi dan 6 anggota dewan tersebut dinilai lemah.

"6 anggota Dewan Dapil V (Keliling Danau, Gunung Raya, dan Bukit Kerman) Andes (Gerindra), Mukhsin Z (PAN), Angra (Perindo), Satria Budi Dharma (Nasdem), Ardi (Demokrat), M Rusdi (Golkar) dinilai tumbang oleh Dinas PUPR Kabupaten Kerinci, mereka gagal memperjuangkan kepentingan rakyat,"kata Deri salah seorang warga.

Menurut dia lagi, masa sebagai anggota dewan tidak berani bersuara dan takut dengan Kadis PUPR Kabupaten Kerinci, atau jangan-jangan karena Kadis PUPR Kabupaten Kerinci seorang perempuan sehingga 6 dewan ini tidak mau bertindak.

"Jangan jangan karena kadis PUPR Kabupaten Kerinci seorang perempuan, 6 anggota dewan tidak berkutik dan takut bersuara, sehingga mudahnya membatalkan Proyek yang berada di wilayah mereka,"ujarnya lagi.

Hal sanada juga dikeluhkan warga lain, sebab jembatan yang melintasi Sungai Batang Merao tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat untuk membawa hasil pertaniannya. 

"Seharusnya jembatan ini yang diprioritaskan karena jembatan itu merupakan urat nadi dari masyarakat untuk membawa hasil pertaniannya,"ucapnya. 

Perlu diketahui, sebelumnya, Proyek yang dibatalkan belum diketahui alasannya dan Dewan DPRD Kabupaten Kerinci akan memanggil Dinas PUPR Kabupaten Kerinci untuk  mempertanyakan banyaknya proyek dibatalkan tersebut.

Sementara itu,  Kepala Dinas PUPR Kerinci, belum berhasil dikonfirmasi terkait kabar batanlnya pengerjaan proyek Jembatan Tanjung Ppauh.(sau)






BERITA BERIKUTNYA
loading...