Binda Jambi Gelar Vaksinasi di Ponpes Al Hidayah

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:32:56 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI - Badan Intilejen Negara (BIN) pusat melalui BIN daerah Provinsi Jambi melaksanakan vaksinasi untuk santri dan pelajar di Ponpes Pondok Karya Pembangunan (PKP) Al Hidayah Kota Jambi, Kenali Asam Bawah, Kota Baru, Kota Jambi, Selasa (19/10/2021).

Pelaksanaan vaksinasi dengan tema 'Indonesia Sehat, Indonesia Hebat' diikuti Kabinda Jambi, Brigjen Pol. Irawan David Syah, S.H, didampingi Kepala Ponpes PKP Al Hidayah, Hasan Basri serta turut hadir Dir-23 BIN, Brigjen TNI Rudi Supriyanto, Kasubdit-233 BIN, Syofhan Syofa, SS, M.Si, dan Kasubdit-23 BIN, Kolonel Sus Aminul Hakim.

Kabinda Jambi, Brigjen Pol. Irawan David Syah mengatakan sasaran vaksinasi sebanyak 6.000 orang, yang terdiri dari 3.500 pelajar dan 2.500 door to door (DTD). Di ikuti oleh Santriwan-Santriwati PKP Al Hidayah Kota Jambi serta masyarakat.

Selain itu, dikatakannya kegiatan direncanakan siang nanti akan dilaksanakan virtual meeting dengan Presiden Republik Indonesia. Pelaksanaan virtual meeting dengan RI-1 dipimpin oleh Mayjen TNI Edmil Nurjamil (Deputi II BIN).

"Adapun target peserta adalah 1.500 orang dan melibatkan 68 orang Nakes dari Dinkes Kota Jambi, dengan jenis vaksin yang digunakan adalah vaksin Sinovac dari Poli Medical Intelijen," kata Kabinda Jambi.

Untuk pelaksanaan vaksin door to door (DTD), dijelaskan Kabinda Jambi, dilaksanakan di RT 08 dan 29 Kelurahan Kenali Asam Bawah, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.  

"Adapun target peserta adalah 200 orang dan melibatkan 12 orang Nakes dari Dinkes Polda Jambi dengan jenis vaksin Sinovac dari Poli Medical Intelijen," jelasnya.

Sementara itu, Ketua RT 29 Kenali Asam Bawah, Amirudin mengatakan, bahwa mereka merasa sangat senang dengan adanya vaksinasi door to door yang dilakukan Binda Jambi ini.

"Untuk warga kita campur pelaksanaan vaksin pertama dan kedua. Tentunya saya merasa senang, karena warga kita tidak jauh lagi, warga-warga yang berumur tidak susah keluar lagi untuk vaksinasi Covid-19," ungkapnya.(fey) 






BERITA BERIKUTNYA
loading...