Wujudkan Good Governance, Budidaya Kenalkan Aplikasi E-Silola

Selasa, 23 November 2021 | 08:03:17 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Untuk mendukung terwujudnya Good Governance serta pengelolaan keuangan dan aset daerah yang baik, perlu diselenggarakan secara profesional, terbuka, dan bertanggung jawab dan memenuhi prinsip-prinsip pengelolaan keuangan dan aset daerah yang baik. Hal itu disampaikan oleh Sekda Kota Jambi, Budidaya pada kegiatan bimbingan tekhnis aplikasi Sistem Pengelolaan Data Persediaan (E-Silola) di Aula Inspektorat Kota Jambi, Senin (22/11).

Kata Budidaya, pengelolaan keuangan dan aset daerah yang baik antara lain menganut prinsip akuntabilitas yang berorientasi pada hasil, profesionalitas, proporsionalitas, dan keterbukaan. 

"Untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut, dituntut sumber daya manusia yang berkompeten di bidang pengelolaan keuangan dan aset. Pemerintahan yang bersih dan baik menuntut para pengelola keuangan dan aset daerah untuk dapat bekerja sesuai dengan tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan transparan dalam proses penyelenggaraan pemerintahan," katanya.

Kata dia, peningkatan kualitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) sangat diperlukan, termasuk didalamnya peningkatan kualitas dan profesionalitas para pengelola persediaan di tingkat OPD maupun UPTD. 

Dia menambahkan, pengelolaan persediaan merupakan salah satu unsur penting yang menjadi landasan dalam penyusunan laporan keuangan OPD maupun pemerintah daerah khususnya Neraca, karena itu pengelolaannya harus dilakukan secara baik, tertib dan sistematis. 

"Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan sebuah aplikasi tata kelola persediaan yang sesuai dengan regulasi peraturan perundang-undangan, efektif, efisien, transparan dan akuntabel. Salah satu upaya konkrit untuk mewujudkannya adalah dengan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pengelolaan Data Persediaan (e-Silola)," tambahnya.

Menurutnya, pengelolaan persediaan juga hal mutlak yang harus dilaksanakan oleh setiap OPD maupun UPTD, karena sangat berpengaruh pada penilaian/opini dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah. Terlebih lagi, dalam beberapa tahun ini, Kota Jambi telah meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP dari BPK selama 5 (Lima) tahun berturut-turut. Pencapaian WTP merupakan kebanggaan sekaligus tantangan bagi seluruh aparatur Pemerintah Kota Jambi untuk meningkatkan kinerja, tidak terkecuali dalam pengelolaan persediaan. 

"Saya menyambut baik diselenggarakannya bimbingan teknis ini. Selanjutnya saya berharap melalui kegiatan ini dapat memberikan sekaligus meningkatkan pemahaman seluruh pengelola persediaan dilingkungan Pemerintah Kota Jambi tentang cara penatausahaan persediaan, sehingga dapat menghasilkan laporan persedian yang akurat, handal, transparan, dan real time untuk digunakan sebagai kertas kerjal atau bahan dalam menyusun laporan keuangan OPD," jelasnya.

Ia berharap kepada semua peserta untuk mencatat baik-baik semua ilmu dan pengalaman yang diberikan narasumber. Jadikan pengetahuan yang diterima sebagai keahlian untuk mengubah cara kerja sehari-hari ke arah yang lebih profesional dan berintegritas. 

"Saya menghimbau kepada seluruh pengelola persediaan dilingkungan Pemerintah Kota Jambi untuk menggunakan aplikasi e-Silola dalam penatausahaan persediaannya secara disiplin," pungkasnya. 

Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Inspektorat Kota Jambi, Kepala BPKAD, Kadis Kesehatan Kota Jambi, Narasumber dari PT Adityarama Cipta Bekasi, serta undangan lainnya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...