Sidang Praperadilan KPU versus Kejari Tanjabtim

Nurkholis Absen, Dua Kubu Saling Unjuk Kekuatan

Selasa, 23 November 2021 | 12:01:00 WIB

(Ist/Jambione.com)

MUARASABAK - Meski Ketua KPU Kabupaten Tanjabtim Nurkholis, tidak kunjung menampakan diri pada Sidang Praperadilan Jilid 2, Senin (22/11). Namun suasana Sidang Praperadilan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga sekitar pukul 23.00 WIB tersebut, terkesan jadi ajang unjuk kekuatan.

Sebelum Sidang Praperadilan dimulai, puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Massa Aliansi Rakyat untuk Reformasi Kejaksaan, mulai berdatangan di Pengadilan Negeri Kabupaten Tanjabtim. Secara silih berganti, para mahasiswa ini mengikuti jalannya Sidang Praperadilan. Sekitar empat hingga enam mahasiswa tampak berada di ruang persidangan, sementara yang lainnya berseliweran di sekitar Kantor Pengadilan Negeri.

"Dari Aliansi Rakyat Pak," ujar mereka kepada security Pengadilan Negeri, saat meminta izin memasuki ruang persidangan.

Kehadiran puluhan mahasiswa ini tak lain guna mengawal jalannya Sidang Praperadilan. Dimana Nurkholis sendiri merupakan mantan Sekretaris Forum Komunikasi  Alumni (Fokal) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Jambi.

Begitu juga dengan Kejari Muarasabak, sejumlah pegawai berbaju coklat hampir ada ditiap area Kantor Pengadilan Negeri. Bahkan pada malam harinya sekitar pukul 19.00 WIB, Mobil tahanan milik Kejari Muarasabak tampak stanby di halaman Kantor Pengadilan Negeri.

Ketidakhadiran Nurkholis sendiri, hingga batas akhir yang ditentukan majelis hakim. Kejari Muarasabak berharap hal ini menjadi catatan tersendiri bagi majelis hakim dalam putusan yang direncanakan akan dibacakan hari ini, Selasa (23/11).

"Ketidakhadiran prinsipal (Nurkholis.red) pada persidangan hari ini, kita dari Kejaksaan berharap majelis hakim dapat memberikan putusan sesuai aturan yang berlaku," harap Arsyad, Kasi Intel Kejari Tanjabtim.

Sementara Ihsan Hasibuan, selaku Kuasa Hukum KPU Tanjabtim menilai, kehadiran Nurkholis dari sisi hukum acara tidak diwajibkan.

"Kami selaku kuasa sudah mendapat kuasa untuk hadir, apapun perbuatan kami berdasarkan kuasa," ujar Ihsan.

"Kehadiran dia (Nurkholis,red) dari segi hukum acara, menurut versi kita tidak diwajibkan,"tambahnya.

Sidang Praperadilan pada Senin (22/11) kemarin, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli dan kesimpulan. Mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian, yakni Polres Tanjabtim. Putusan Sidang Praperadilan, direncanakan akan dibacakan hakim pada hari ini.(zal)






BERITA BERIKUTNYA
loading...