Tutup Kantor, BPN Kota Jambi Disorot Ombudsman

Rabu, 24 November 2021 | 06:37:24 WIB

Hanya karena karyawannya ikut ujian, kantor BPN Kota JAmbi kemarin menghentikan layanannya.
Hanya karena karyawannya ikut ujian, kantor BPN Kota JAmbi kemarin menghentikan layanannya. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Lagi-lagi, pelayanan di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Jambi disoroti. Kali ini datang dari Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jambi. Pasalnya, sejak pagi hingga siang kemarin (23/11), BPN Kota Jambi tidak menerima pelayanan dalam bentuk apapun.

Tentu saja hal ini sangat disayangkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Saiful Roswandi. Kata dia, sebagai lembaga pemerintah non Kementerian mempunyai tugas pemerintahan yang telah diatur dalam perundang-undangan, dan tentunya harus memberikan pelayanan yang maksimal.

“Ini tidak boleh terjadi. Sebagai lembaga pemerintah mereka tetap harus memberikan pelayanan, bukan menutup total,” cetus Saiful.

Hal ini diketahui setelah adanya laporan yang masuk ke pihaknya. Tutupnya pelayanan kantor BPN Kota Jambi, lanjut Saiful Roswandi tertulis dalam selembar kertas yang ditempel di pintu masuk.

“Dalam pengumuman tersebut tertulis layanan baru buka pada 13.30 hingga 16.00 WIB karena seleruh pegawainya tengah ujian,” terang Saiful.

Tentu kata Saiful, kebijakan ini banyak dikeluhkan masyarakat yang ingin melakukan pengurusan pertanahan. Dia pun mempertanyakan kebijakan yang dikeluarkan BPN Kota Jambi tersebut.

“Pelayanan masyarakat harus tetap berjalan. Kenapa kantor pelayanan publik tutup pagi lalu dibuka siang hari? Maksudnya apa?" singgungnya.

Lebih lanjut, Saiful mengatakan semestinya pihak BPN Kota Jambi perlu membuat manajemen pengelolaan waktu yang baik sehingga pelayanan bisa tetap berjalan. "Agenda-agenda yang ada harus disiasati agar masyarakat tidak menjadi korban. Sudah datang, eh taunya kantor tutup. Tindakan menutup total kantor pelayanan pagi hari tanpa lagi memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah sikap yang sembrono, gegabah itu," tegas Saiful. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...