Rektor Minta Mahasiswa Bentuk Plt

Rabu, 24 November 2021 | 06:39:50 WIB

(Indrawan/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Menyikapi aksi demonstrasi mahasiswa tentang Demokrasi Kampus beberapa waktu lalu, Rektor Universitas Jambi, Prof. Drs. H. Sutrisno, M.Sc.,Ph.D memberikan keterangan mengenai tuntutan mahasiswa mengenai Pemilu Raya.

“Ada kekosongan kepengurusan BEM di tingkat universitas dan fakultas di Unja,”katanya. Kekosongan berlangsung sejak masa demisioner diketok palu 7 September 2021 lalu.

Sementara dalam hal pengisian jabatan dalam organisasi kemahasiswaan secara alamiah atau keadaan normal dilakukan dengan mekanisme Pemilihan Umum Raya (Pemira). Ini pun semestinya dilakukan sebelum berakhirnya masa jabatan sebagaimana tercantum dalam Keputusan Rektor tentang Pengangkatan Kepengurusan BEM.

Maka ia pun berharap perlu segera diisi untuk menjamin legalitas keberlangsungan kegiatan mahasiswadi Universitas Jambi. Adapun secara hukum administrasi negara, dalam hal penunjukan pejabat dan memberhentikan pejabat di dalam lembaga manapun adalah merupakan kewenangan pejabat yang mengangkat pada jabatan yang bersangkutan. “Termasuk jabatan ketua BEM dan MAM dalam organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi, dalam hal ini adalah Rektor,”tambahnya.

Terkait dengan jabatan ketua dan wakil ketua BEM baik tingkat universitas dan fakultas di lingkungan Universitas Jambi, Rektor berhak untuk menunjuk langsung untuk mengisi jabatan Pelaksana Tugas (PLT) BEM tersebut. Namun dalam hal ini Rektor tidak menggunakan kewenangannya untuk menunjuk langsung untuk mengisi kekosongan jabatan dalam BEM Universitas Jambi tersebut. “Kami lebih memilih mekanisme yang lebih terbuka, demokratis dan partisipatif, yang dalam prosesnya diserahkan sepenuhnya kepada mahasiswa atau dari, oleh dan untuk mahasiswa,”beber Rektor.

Rektor pun memberikan opsi dengan menggunakan mekanisme secara terbuka transparan, demokratis dan partisipatif denganmenyerahkan sepenuhnya kepada mahasiswa sebagai perwakilan setiap fakultas di Lingkungan Universitas Jambi yang diminta  secara resmi dengan menyurati para dekan dengan Surat Rektor No. 2377/UN21/M.05.03/2021untuk mengirimkan 3 orang wakil mahasiswa dari fakultas secara demokratis yang hasilnya disampaikan kepada pihak universitas.

Berikutnya, imbuh Rektor, mahasiswa yang telah ditunjuk sebagai wakil mahasiswa tingkat fakultas akan berkumpul untuk melakukan musyawarahsecara terbuka dan demokratis dengan agenda untuk mengisi kekosongan kepengurusan BEM tingkat universitas dan fakultas yang habis masa jabatannya (dimisioner)sejak bulan September 2021 dengan tidak ada intervensi dari pihak birokrasi rektorat dan pihak lainnya. “Dengan kata lain tidak ada intervensi birokrasi kampus dalam menentukan pengisian kepengurusan BEM yang dimaksud,”jelasnya.

Hasil musyawarah itu diharapkan dapat mengisi kepengurusan BEM tingkat universitas dan fakultas yang bersifat sementara (Plt) sampai selesai Pemilu Raya (Pemira) KBM Unja dilaksanakan.

Rektor juga mengatakan bahwa kepengurusan BEM yang terbentuk sebagai pelaksana tugas yang bersifat sementara itu untuk selanjutnya akan melakukan musyawarah dengan kepengengurusan MAM dalam rangka untuk mempersiapkan penyelenggaraan Pemilu Raya (Pemira) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) UNJA sesegera mungkin. Rektor menambahkan bahwa kebijakan Rektor untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk bermusyawarah sebagaimana tertuang pada poin-poin tersebut di atas sejalan dengan Permendikbud No. 155 Tahun 1998 Tentang Pedoman Umum Organisasi Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi dan Peraturan Rektor No. 4 Tahun 2018 Tentang Organisasi Kemahasiswaan di Lingkungan Universitas Jambi.(tya)






BERITA BERIKUTNYA
loading...