Pulang dari Turki, 7 Warga Merangin Diduga Terpapar Omicron

Kamis, 13 Januari 2022 | 09:29:48 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI - Tujuh warga Kabupaten Merangin diduga terpapar covid-19 varian omicron usai menjalani pejalanan dari Turki. Saat ini ke tujuh warga tersebut sedang menjalani karantina di Jakarta. Informasi ini diketahui dari penyampaian Komandan Kodim 0420 Sarko, Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis, pada rapat pencapaian vaksinasi Covid-19 yang dipimpin Sekda Merangin Fajarman, di Aula Bappeda Merangin, Rabu (12/1).

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin M. Arif yang juga Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Meranhin membenarkan informasi dari Dandim Sarko tersebut. Namun, dia mengaku belum mendapat informasi detail terkait adanya warga yang terpapar Omicron.

‘’Info dari pak Dandim iya. Tapi kita belum dapat info detailnya. Tapi yang jelas saat ini mereka dikarantina. Sesuai ketentuan yang baku, memang harus dikarantina mereka yang belum tentu terpapar Covid-19, termasuk varian Omicron. Sehingga tidak akan memapar ke wilayah kita,’’ katanya.

Sementara itu, Dandim 0420 Sarko, Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis menegaskan warga yang baru pulang dari luar negeri, wajib diwaspadai dan perlu diantisipasi. Sehingga wajib melakukan karantina untuk memastikan warga tersebut bersih dari omicron.

Penegaskan ini disampaikannya usai mengikuti jalannya rapat pencapaian vaksinasi Covid-19, di Aula Bappeda Merangin, Rabu (12/1). ‘’Sebagai sampelnya ada sebanyak tujuh orang warga masyarakat kita yang baru pulang dari Turki. Mereka langsung menjalankan karantina di Jakarta. Alhamdulillah mereka sekarang sudah pulang ke Merangin,’’katanya.

Menurut Tomi, meskipun sudah menjalankan karantina di Jakarta, begitu sampai di Merangin mereka tetap diwaspadai. Ada tingkatannya, karantina di Jakarta dan Satgas di daerah tetap waspada, guna antisipasi omicron.

Tomi menjelaskan bahwa wajib karantina bagi warga masyarakat yang baru dari luar negeri itu tertuang dalam surat yang dikeluarkan Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 1 Tahun 2022. ‘’Surat itu berisi tentang pintu masuk (Entry Point), tempat karantina dan kewajiban RT-PCR bagi warga negara Indonesia pelaku perjalanan luar negeri,’’terannya.

Peraturan karantina tersebut, kata Tomi, akan terus diperketat, mengingat varian omicron yang sudah mulai masuk ke berbagai negara, termasuk Indonesia dan tidak menutup kemungkinan di Merangin.

Tomi mengatakan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI mengumumkan ada sebanyak 68 kasus baru varian omicron. Hingga Sabtu (1/1), total kasus omicron di Indonesia menjadi sebanyak 136 kasus. ‘’Semua kasus merupakan pelaku perjalanan luar negeri, dengan asal negara kedatangan paling banyak dari Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab dan Amerika Serikat,’’pungkasnya.(lil)






BERITA BERIKUTNYA
loading...