Pansus BOT DPRD Provinsi Nilai EBN Kurang Syarat Kelolah Angso Duo

Jumat, 14 Januari 2022 | 09:07:38 WIB

Anggota Pansus BOT saat menggelar rapat di Kantor DPRD Provinsi Jambi yang dimpim langsung Ketua Pansus Bustami Yahya.
Anggota Pansus BOT saat menggelar rapat di Kantor DPRD Provinsi Jambi yang dimpim langsung Ketua Pansus Bustami Yahya. (Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi yang tergabung pada Pansus Aset Bangun Guna Serah atau BOT (Build Operate Transfer), Kamis (13/1) kemarin menggelar rapat bersama dengan pihak Pasar Angso Duo, di Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Pansus dipimpin Bustami Yahya, dengan anggota Akmaluddin, Faisal Riza, Rusli Kamal Siregar, Juwanda, Rusdi, Maimaznah, dan Nur Tri Kadarini. Dalam rapat tersebut dihadiri Asisten II Provinsi Jambi, Agus Sunaryo, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, PUPR, pihak BPN termasuk dengan Pengolah Pasar Angso Duo baru.

Adapun yang menjadi pembahasan ini adalah terkait dengan perizinan dari PT Eraguna Bumi Nusa (EBN). Ketua Pansus menerangkan bahwa izin pengoperasian dari PT EBN ini belum  dikeluarkan. Hal ini lah yang membuat PT EBN tidak bisa sepenuhnya untuk mengolah pasar.

Tidak hanya itu, ketua Pansus juga menyatakan bahwa PT EBN hingga kini belum memenuhi syarat-syarat yang seharusnya dipenuhi. Maka memang dengan adanya pansus diharapkan duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan ini.

“Untuk dikeluarkan izin mengoperasikan pasar ini ada syarat yang harus di penuhi. Sehingga bisa memberikan ruang bagi yang di investasikan, sehingga saat ini pihaknya belum bisa memisahkan HBG di HPL itu, belum bisa jual unit-unit,” katanya.

“Makanya bahwa yang kita harapkan PT EBN sama-sama untuk selesaikan apa yang menjadi syarat yang harus di penuhi, sehingga pemprov keluarkan izin pengoperasian ini juga benar, dalam artian tidak ada syarat-syarat yang di tinggalkan,” tambahnya.

Selanjutnya, Pansus juga mempertanyakan kepada pihak pemerintah mengapa mengeluarkan izin yang ada saat ini dengan catatan.

Jika memang pembangunan PT EBN belum selesai menurut ketua pansus nyatakan saja belum selesai.”Kita juga minta keterangan pemerintah kenapa keluarkan izin tapi ada catatan-catatan?” pungkasnya.(rey)






BERITA BERIKUTNYA
loading...