Oleh: Lina Marliana, Staf BPS Kabupaten Tebo

Kesehatan Masyarakat Tanjung Jabung Barat Dalam Angka

Jumat, 14 Januari 2022 | 14:37:37 WIB

()

 

KESEHATAN barang mahal ditengah belum berakhirnya pandemi Covid-19. Akses kesehatan menjadi sangat penting bagi masyarakat Kabupaten  Tanjung Jabung Barat. Selain Covid-19, ada banyak persoalan mengenai kesehatan masyarakat. Kesehatan sendiri memiliki peran penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia, penanggulangan kemiskinan dan pembangunan ekonomi Kabupaten Tanjung  Jabung Barat.

Kesehatan sendiri merupakan salah satu dimensi utama dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sehingga kualitas kesehatan masyarakat kab. Tanjung Jabung Barat harus terus ditingkatkan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Tanjung Jabung Barat dalam publikasi Kabupaten Dalam Angka Tahun 2021, BAB Kesehatan, mencatat 10 penyakit terbesar di masyarakat Tanjung Jabung Barat. Hipertensi menjadi kasus penyakit terbesar selama Tahun 2020 dengan jumlah kasus 28.969. Dibanding Tahun 2019 penyakit ini mengalami kenaikan 9,1 %, dimana jumlah Hipertensi sebanyak 26.548. 

    Kasus penyakit terbesar kedua adalah ISPA. Pada Tahun 2020 terdapat 11.115 kasus, turun drastis dibanding Tahun 2019 yang jumlahnya 31.433 kasus atau turun 64,6 %. Kemudian, Gastritis menjadi kasus penyakit terbanyak ketiga dengan jumlah kasus pada Tahun 2020 sebesar 8.611, turun dibandingkan Tahun 2019 yang jumlah kasus sebesar 11.741.

Berikutnya, kelainan kelenjar lunak ,Dispepsia, Diare, Influenza tidak diintifikasi virus, Dematitis kontak alergi, dan penyakit pada jaringan pulpa & periapikal pada Tahun 2020 juga mengalami penurunan dibanding Tahun 2019. Untuk Diabetes Melitus terjadi kenaikan pada Tahun 2020 dengan jumlah kasus 3.303

Kasus penyakit Demam Berdarah di TanJab Barat juga menjadi permasalahan serius. Pada Tahun 2020 jumlah kasus demam berdarah turun  18,6 % dibanding Tahun 2019. Dimana pada Tahun 2020 terdapat 250 kasus. Sangat disayangkan pada tahun 2020 terdapat kasus meninggal sebanyak 4 orang akibat demam berdarah. Sementara pada Tahun 2019 tidak terdapat angka kematian akibat demam berdarah.

Dengan meilhat data yang ada, upaya pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terbilang cukup baik dalam upaya mengurangi kasus demam berdarah. Peran pemerintah daerah dalam kebijakan kesehatan harus terus di tingkatkan. Sehingga layanan kesehatan masyarakat dapat di jangkau hingga tingkat desa.

Kesehatan adalah salah satu kebutuhan dasar manusia. Begitu pentingnya, sehingga sering dikatakan bahwa kesehatan adalah segala-galanya. Masyarakat yang senantiasa sehat akan menggambarkan dinamika yang selalu bergerak. Oleh karena itu kondisi kesehatan masyarakat sangat diperlukan agar roda pembangunan terus berjalan.

 Saran dan harapan.

 Persoalan kesehatan menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat.  Dimana masyarakat harus sadar bahwa kesehatan bisa terwujud dengan adanya kesadaran diri agar selalu menjaga pola makan yang baik, istirahat yang cukup dan olah raga setiap hari.

Masyarakat dan pemerintah daerah harus memiliki kepedulian dalam meningkatkan kesadaran tentang PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), sehingga masyarakat sendiri dapat merasakan pelayanan kesehatan yang baik. Dari sisi pemerintah daerah sendiri harus terus membangun infrastruktur kesehatan dan menyediakan tenaga kesehatan sampai tingkat desa agar masyarakat mendapat pelayanan kesehatan yang optimal. (*)

 

Sumber : BPS Kabupaten Tanjung Jabung Barat/Kabupaten Tanjung Jabung Barat Dalam Angka 2021

 






BERITA BERIKUTNYA
loading...