Kanit Resmob Polda Jambi Ditombak " Raja Jambret", Pelaku Tewas Ditembak

Selasa, 10 Mei 2022 | 23:46:30 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI - Kanit Resmob Ditreskrimum Polda, Jambi AKP Silaen, luka parah ditombak buronan begal. Luka di bagian kiri bawah perut AKP Silaen terkena tombak dan harus dilarikan ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

Buronan yang menombak AKP Silaen adalah Taufik Hardiansyah alias Taufik Galing (32). Buronan sekalius pelaku begal.

AKP Silaen ditombak Taufik saat akan menangkapnya di rumahnya di Tanjungpasir, Kecamatan Danauteluk, Kota Jambi Selasa (10/05) petang sekitar pukul 18.00 WIB.

Dia digerebek tim gabungan dari Resmob Polda Jambi, Opsnal Polresta Jambi, Polres Batanghari, dan Polres Muarojambi. Pengejaran dan penggerebekan Taufik Galing melibatkan tim besar karena dia melakukan di beberapa daerah.

Tim dipimpin AKP Silaen. Saat mendekat ke rumah, ternyata Taufik Galing sudah mengetahui.

Taufik sempat berteriak, ‘silakan tangkap! Saya sudah siap. Saya akan melawan’. Tim langsung  mengepung rumah pelaku.

AKP Silaen yang  memimpin penangkapan, langsung masuk ke rumah bersama beberapa orang anggota. Namun pelaku yang sudah menunggu di dalam rumah, langsung menombak AKP Silaen.

“Anggota kami, AKP Silaen posisinya di depan, karena dia yang memimpin. Saat itu dia mengenakan rompi (anti peluru), tapi ditusuknya di perut bagian kiri. Menggunakan tombak ikan,” beber Dirreskrimum Polda Jambi,  Kombes Pol Kaswandi.

Setelah AKP Silaen ditombak, anggota yang berada di belakangnya lantas mengambil tindakan tegas terukur terhadap pelaku.

Anggota melepaskan tiga tembakan ke arah dada yang menyebabkan pelaku tewas.

"Terkait kejadian ini, sudah kita berikan pengertian kepada keluarga pelaku. Kita sampaikan apa adanya. Tindakan tegas diambil karena tindakan pelaku juga berisiko terhadap anggota lainnya,” kata Kaswandi.

AKP Silaen juga sempat kritis. Bahkan saat dilarikan ke rumah sakit tombak masih menancap di badannya. “Alhamdulillah sudah dioperasi,” ujar Kaswandi.

Lebih lanjut Kaswandi mengatakan, Taufik Hardiansyah alias Taufik Galing merupakan DPO (daftar pencarian orang) terkait 11 kasus curas maupun curat di sejumlah wilayah.

“Ada 11 TKP. Enam TKP curas di wilayah Polres Batanghari, dua TKP di Polresta Jambi masing-masing satu curas dan satu curat, serta tiga TKP di Muarojambi,” katanya.(usd)

 

 

 






BERITA BERIKUTNYA
loading...