Jamaah Calon Haji Kota Jambi Wajib Vaksin Meningitis

Jumat, 13 Mei 2022 | 08:42:43 WIB

VAKSINASI MENINGITIS: Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, menyaksikan langsung pemberikan vaksinasi meningitis kepada jamaah calon haji Kota Jambi kemarin.
VAKSINASI MENINGITIS: Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, menyaksikan langsung pemberikan vaksinasi meningitis kepada jamaah calon haji Kota Jambi kemarin. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi sudah membuka layanan vaksinasi Meningitis bagi jamaah  calon haji tahun 2022 atau 1443 Hijriah. Vaksinasi ini diwajibkan bagi seluruh jamaah  calon haji yang akan berangkat tahun ini.  Para JCH diberikan suplemen dan divaksinasi dengan vaksin meningitis agar para JCH tersebut bisa terhindar dari penyakit dan memiliki kondisi fisik yang baik. Proses pemeriksaan kesehatan tersebut dipusatkan di Halaman Dinas Kesehatan Kota Jambi, dan hadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, Kamis (12/5).

Kepala Dinkes Kota Jambi, Ida Yuliati mengatakan, bagi jamaah yang tidak vaksin meningitis tidak diizinkan untuk melakukan ibadah haji. Vaksinasi meningitis ini untuk mencegah penyakit meningitis.

"Penyakit ini disebabkan oleh virus, dan ini kebanyakan kasus meningitis ini banyak terjadi di Arab Saudi. Makanya bagi calon jamaah haji wajib vaksinasi meningitis," jelas Ida.

Bagi calon jamaah yang tidak vaksinasi meningitis, jamaah dari Indonesia tidak diterima di Arab Saudi dan akan dipulangkan langsung ke Indonesia. Aturan vaksinasi meningitis ini sudah lama dan itu aturan dari penyelenggara haji di Arab Saudi. Ia memastikan, selama vaksinasi itu dilakukan tidak perlu dikhawatirkan jamaah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, tahun ini jumlah JCH asal Kota Jambi yang akan diberangkatkan adalah berjumlah 321 orang. “Screening kesehatan ini penting, sesuai dengan standar. Wanita usia subur juga dicek, apabila terjadi kehamilan awal, maka tidak bisa diberikan vaksin, artinya tidak bisa berangkat. Oleh karena itu, waktu yang cukup lama menunggu agar dimaksimalkan untuk persiapan yang baik. Salah satunya adalah dari segi kesehatan,” katanya.

Dikatakan Maulana, nantinya pihak dinas kesehatan akan memeriksa secara rutin kondisi masing-masing jamaah. Sebab, ibadah haji memerlukan kondisi fisik yang prima. “tetap jaga protocol kesehatan, jangan sampai mengabaikan. Karena itu juga bisa membatalkan keberangkatan kalau tidak disiplin,” katanya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...