Kusnindar Dituntut 18 Bulan Penjara

Jumat, 13 Mei 2022 | 08:46:58 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI - Terdakwa Kusnindar kembali duduk di kursi pesakitan pengadilan Tipikor Jambi Kamis (12/5). Ia menjalani sidang dalam perkara paket pekerjaan TPA Parit Culum tahun 2017.

Jaksa penuntut umum menilai terdakwa kusnindar telah melanggar Pasal 3 Jo pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2) dan (3) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, sebagaimana tertuang dalam dakwaan subsider.

"Meminta majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 1 tahun 6 bulan penjara dikurangi selama terdakwa dalam tahanan," kata Jaksa penuntut umum Kejari Tanjung Jabung Timur Reynold.

Selain pidana penjara Kusnindar juga dipidana tambahan berupa denda sebesar Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Dalam tuntutannya Jaksa menilai dari fakta persidangan dan keterangan 20 orang saksi dan 4 orang ahli ada unsur setiap orang untuk memperkaya diri sendiri sehingga timbul kerugian negara telah terpenuhi.

"Pengerjaan setelah dihitung tidak sesuai dengan spesifikasi sehingga menimbulkan kerugian negara Rp200 juta yang dinikmati terdakwa," kata Jaksa.

Terdakwa juga telah menyalahgunakan wewenang dan jabatan sebagai anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019, bahwa perbuatannya terdakwa unsur penyalahgunaan telah terbukti dan dapat dibuktikan.

"Perbuatan terdakwa tidak berdiri sendiri. Tanpa ada perbuatan terdakwa, tindakan pidana tidak terjadi," paparnya.

Adapun perbuatan yang meringankan terdakwa, terdakwa belum pernah dihukum. Terdakwa koperatif saat pemeriksaan dan persidangan.

Sedangkan perbuatan yang memberatkan terdakwa agar tetap dihukum adalah terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas tindak pidana korupsi. Terlebih terdakwa merupakan anggota DPRD saat melakukan tindak pidana.(usd)






BERITA BERIKUTNYA
loading...