Pelaku Kabur, Polisi Bakar 4 Rakit PETI

Jumat, 13 Mei 2022 | 08:48:32 WIB

BAKAR: Polisi membakar rakit dan beberapa perlengkapan penambangan emas tanpa izin alias PETI di Desa  Tanjung Kecamatan VII Koto Tebo, sementara pelaku berhasil melarikan diri.
BAKAR: Polisi membakar rakit dan beberapa perlengkapan penambangan emas tanpa izin alias PETI di Desa Tanjung Kecamatan VII Koto Tebo, sementara pelaku berhasil melarikan diri. (Zainur/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, TEBO - Hingga kini kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), masih marak dilakukan oleh masyarakat Tebo. Untuk memberikan efek jera Polres Tebo terus melakukan operasi guna penertiban aktivitas ilegal itu.

Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega mengatakan, meski aktivitas penambangan emas ilegal yang menggunakan mesin dompeng sudah sering ditindak, namun belum juga memberi efek jera kepada para pelaku.

Yang ditertibkan kali ini beraktivitas di lokasi atau area PT. Tebo Multi Agro (TMA). Kata Fitria mendapatkan informasi ini dia langsung memerintahkan jajaran Polsek VII Koto melakukan tindakan terhadap aktivitas ilegal tersebut.

Lokasi PETI kali ini berada di Desa Tanjung Kecamatan VII Koto Kabupaten Tebo. Setibanya di lokasi, ternyata benar, ada sejumlah pelaku penambangan emas mengunakan rakit dompeng tengah beraktivitas.

Melihat kedatangan kepolisian beserta jajaran, para pelaku ini langsung berhamburan melarikan diri meninggalkan rakit dompeng mereka. Geram melihat itu, Kapolsek bersama jajaran langsung membakar rakit dompeng tersebut.

 "Ada 4 rakit yang kita musnahkan dengan cara dibakar," kata Kapolres Tebo, AKBP Fitria Mega, Kamis (12/04/2022).

Kapolres menjelaskan, pemusnahan rakit dompeng tersebut dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku penambangan emas ilegal. 

"Agar pelaku tidak lagi mengulangi perbuatannya," ujar dia. (uri)






BERITA BERIKUTNYA
loading...