Menyusul Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker

Akan Keluarkan Instruksi Wali Kota

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:11:21 WIB

(Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI- Pemerintah pusat memutuskan untuk melonggarkan kebijakan penggunaan masker di luar ruangan. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah aspek. Kebijakan tersebut juga bakal diadopsi oleh Kota Jambi. Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Jambi, Maulana usai membuka kejuaraan Tenis Meja antar OPD Dalam Rangka HUT Kota Jambi ke 76, di Aula BKPSDMD, Rabu (18/5).

Kata Maulana, keputusan tersebut diambil sejalan dengan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Jambi yang semakin terkendali dalam beberapa waktu terakhir.

Dia menegaskan, sekaligus menekankan masyarakat yang masuk kategori rentan dan lanjut usia dan memiliki komorbid disarankan untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas baik di dalam atau luar ruangan.

"Kita akan mengikuti dan menyesuaikan dengan peraturan walikota. Tim Satgas Penanganan Covid 19 akan merumuskan kebijakan tersebut. Akan diperjelas yang dimadsud dengan area publik itu apa, yang tertutup apa. Kemudian yang dibolehkan tidak pakai masker dimana, kemudian yang dibolehkan dimana, itu semua akan diperjelas deengan instruksi walikota. Akan dibahas oleh Satgas Covid-19 Kota Jambi," jelas Maulana.

Untuk mendukung kebijakan tersebut, ia juga meminta para ASN dan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kebugaran. Salah satunya adalah dengan berolahraga. 

"Dispora sudah saya perintahkan untuk membuat kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan kebugaran masyarakat. Seperti senam masal dan senam lansia. Program olahraga prestasi juga sudah mulai berjalan," katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Kominfo Kota Jambi, tanggal 17 Mei 2022 tersisa kasus aktif sebanyak 11 orang pasien dalam pengawasan. 

"Segera laksanakan vaksinasi lengkap Covid-19 (Dosis 1 dan 2)," katanya.

Maulana juga memerintahkan dinas pendidikan untuk segera melakukan pembelajaran tatap muka secara penuh. Selain itu dinas pendidikan juga harus segera membuat surat edaran ke sekolah perihal kewajiban siswa untuk membawa perlengkapan makan dari rumah masing-masing. Seperti alat minum dan alat makan.

"Tidak boleh ganti-gantian. Ini sebagai upaya untuk mengurangi penyebaran virus apalagi saat ini tengah heboh mengenai hepatitis A yang penyebarannya melalui makanan. Ini harus tersosialisasi dengan baik. Sehingga pada saat siswa sekolah secara penuh nantinya, mereka sudah tahu aturan tersebut. Ini upaya untuk membuat kantin sehat. Kemungkinan pada ajaran baru sudah bisa sekolah 100 persen," katanya.

Untuk diketahui, selain pelonggaran penggunaan kewajiban masker, pemerintah pusat juga menegaskan bahwa pelaku perjalanan dalam negeri dan luar negeri yang sudah mendapatkan dosis vaksinasi lengkap tak perlu lagi untuk tes swab PCR atau antigen. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...