Hingga April Baru Terealisasi Rp139 Miliar

Kamis, 19 Mei 2022 | 09:12:06 WIB

RAPAT MONEV: Wakil Wali Kota Jambi, Maulana memimpin rapat monitoring dan evluasi pendapatan daerah kemarin.
RAPAT MONEV: Wakil Wali Kota Jambi, Maulana memimpin rapat monitoring dan evluasi pendapatan daerah kemarin. (Ali Ahmadi/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) perlu dilakukan, dengan tujuan dapat memperbaiki segala upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan PAD di suatu daerah. Termasuk di antaranya mencari potensi-potensi baru bagi penyumbang PAD tersebut.

Hal inilah yang dilakukan Wakil Wali Kota Jambi, Maulana, Rabu (18/5) kemarin, dengan mengumpulkan seluruh OPD hingga tingkat kelurahan di Aula Bappeda Kota Jambi, untuk memimpin rapat monitoring dan evaluasi pendapatan Kota Jambi.

“Kami mengevaluasi semua upaya untuk meningkatkan PAD, sebab ini selalu dibahas di LKPJ wali kota, ini tujuannya. Kita harus melihat potensi PAD juga,” kata Maulana.

Dari hasil evaluasi ini, disebutkan Maulana dari target PAD Kota Jambi tahun 2022 sebesar Rp665 miliar lebih, hingga April sudah terealisasi Rp139 miliar lebih.

“Saya optimis target ini tercapai. Namun tetap perlu diiringi inovasi di tiap OPD, yang saat ini juga masih terus mencari potensi PAD lainnya,” kata dia.

Memang, dari realisasi sementara pada triwulan tersebut, masih ada beberapa OPD yang belum mencapai target. Yakni Dinas PUPR Kota Jambi, dari target Rp1,075 miliar, yang baru terealisasi baru Rp137 juta atau sebesar 12,75 persen.

“Memang ini di bawah standar. Tapi kita maklumi, saat ini belum banyak proyek pemerintahan yang berjalan, karena memang belum waktunya. Tapi kedepan ini akan tercapai,” terang Maulana.

Sementara Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Poppy Nurul Isnaini bahwa, pada triwulan ini target realisasi PAD seharusnya berada di atas 25 persen.

“Ada beberapa OPD yang belum terealisasi, tapi ada juga yang sudah terealisasi lebih dari target. Untuk pajak daerah juga sudah tercapai 30 persen lebih, artinya total pajak daerah sudah terealisasi. Rapat ini dilakukan untuk memberikan solusi terkait apa yang perlu dilakukan para OPD dalam mencapai realisasinya,” pungkasnya. (ali)






BERITA BERIKUTNYA
loading...