Jambi Butuh Tenaga Pengamanan Informasi Pemerintahan Berkualitas

Jumat, 20 Mei 2022 | 08:29:27 WIB

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  Provinsi Jambi, Ir Nurachmat Herlambang,
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi, Ir Nurachmat Herlambang, (Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, JAMBI – Pemerintah daerah di Provinsi Jambi membutuhkan tenaga- atau sumber daya manusia (SDM) berkualitas yang bisa mengemban tugas penting mengamankan informasi pemerintahan. Karena itu pemerintah kabupaten, kota dan provinsi di Jambi perlu melakukan upaya-upaya peningkatan kualitas dan kapasitas SDM yang mampu menangani pengamanan informasi

“Seluruh pemerintah daerah di Jambi perlu meningkatkan kualitas dan kapasitas SDM yang mampu menangani keamanan informasi. SDM tersebut juga perlu untuk menyelaraskan program kerja dan kerja sama yang saling bersinergi antar Pemerintah Provinsi Jambi dengan pemerintah kabupaten/kota di Provinsi Jambi,”kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Jambi, Ir Nurachmat Herlambang, MMA pada Bimbingan Teknis Keamanan Informasi (Indeks Kami) Provinsi Jambi 2022 di Yellow Hotel Jambi, Kota Jambi, Rabu (18/5/2022).

Menurut Nurachmat Herlambang, keamanan informasi pada suatu instansi/organisasi merupakan hal yang sangat penting dan harus menjadi perhatian utama. Kriteria penerapan keamanan informasi dalam suatu instansi/organisasi harus memenuhi kelengkapan dan kematangan yang sesuai dengan standar.

“Karena itu saya mengharapkan pada masing-masing daerah dapat secara mandiri melakukan penilaian terhadap keamanan teknologi informasi yang telah dikelola,”katanya. 

Nurachmat Herlambang mengungkapkan, melalui Visi Jambi MANTAP (Maju, Aman, Nyaman, Tertib, Amanah dan Profesional) 2024, Dinas Kominfo Provinsi Jambi ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Untuk mencapai hal tersebut, jajaran Dinas Kominfo Provinsi Jambi harus berupaya sebiasa mungkin menghindari hal-hal yang mengancam keamanan informasi. 

“Hal itu penting karena saat ini hampir semua proses pekerjaan pemerintahan selalu bersinggungan dengan pemanfaatan internet,”katanya.

Dijelaskan, menjelaskan internet menjadi salah satu teknologi yang terus meningkat penggunaannya sampai saat ini. Jumlah pengguna internet di Indonesia kurang lebih mencapai angka 205 juta pengguna. Hal ini berarti  ada 73,7% dari populasi penduduk Indonesia yang memanfaatkan internet.

Nurachmat Herlambang, sebagai sarana berbagi informasi, internet juga dapat berfungsi menjadi sebuah layanan bagi suatu organisasi. Melalui penggunaan internet, suato organisasi dapat menjangkau konsumen yang lebih luas, tanpa terikat ruang dan waktu. 

“Namun, dibalik beberapa kemudahan yang kita nikmati saat ini, terdapat pula ancaman seperti kebocoran, manipulasi, pencurian data, dan berpindahnya hak pengelolaan akses yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” paparnya.

Nurachmat Herlambang mengharapkan, bimbingan teknis keamanan informasi tersebut menjadi bekal dalam upaya peningkatan evaluasi persandian. Tujuannya menjadikan informasi di Provinsi Jambi semakin terpercaya dan terjamin keamanannya. 

Dikatakan, keamanan informasi tersebut juga dapat menjadi tolak ukur untuk mencapai target yang diinginkan sesuai dengan standar keamanan informasi secara nasional. Hal tersebut dapat menjadi acuan penyelenggaraan identifikasi celah keamanan dan penilaian risiko keamanan siber yang bisa mengakibatkan kerugian secara nasional, regional maupun di daerah masing-masing.

”Kami mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan Sistem Manajemen Kemanan Informasi yang akan dilaksanakan di daerah guna meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik. Dengan demikian kemanan informasi yang lebih baik dapat diwujudkan di masa mendatang,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Persandian dan Teknologi Informasi Komunikasi Dinas Kominfo Provinsi Jambi,  Nailul Authar, SE pada kesmepatan tersebut mengatakan, tujuan kegiatan bimbingan teknis keamanan informasi tersebut, yaitu untuk melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas SDM yang berkaitan dengan Indeks Keamanan Informasi atau biasa disebut dengan Indeks Kami.

Kegiatan tersebut, lanjutnya bertujuan memberikan pemahaman dalam penyelenggaraan persandian yang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini penting untuk mencari standarisasi yang  terukur demi terwujudnya keamanan informasi yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.  

“Kegiatan ini juga perlu menyamakan persepsi dan pemahaman terhadap penerapan sistem manajemen Indeks Keamanan Informasi yang akan diterapkan di daerah guna meningkatkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien,”katanya. (tya/ist)






BERITA BERIKUTNYA
loading...