Dewan Berang, PKS Tak Hadir, RDP Ditunda

Selasa, 21 Juni 2022 | 08:06:10 WIB

(Zainur/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, TEBO- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tebo, rapat dengar pendapat (RDP) dengan Perusahaan Kelapa Sawit (PKS) di Kabupaten Tebo. Rapat digelar untuk membahas persoalan TBS. Namun sayang PKS tidak hadir karena mengaku tidak terima undangan dengan berbagai alasan.

Ketua DPRD Tebo, Mazlan, mengatakan  Dinas Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Bunakan) Kabupaten Tebo mengaku, belum memberitahu kepada seluruh PKS yang ada di Kabupaten Tebo, karena pemberitahuan baru disampaikan pada Jumat lalu.

"Tadi saya sudah ketemu dengan perwakilan Dinas Bunakan dan Disperindag, mereka mengaku belum menyampaikan undangan rapat hari ini secara maksimal," kata Mazlan.

Pantauan di lapangan, dari 7 PKS di Kabupaten Tebo, hanya 2 PKS yang hadir pada RDP tersebut. Keduanya  yakni Perwakilan dari Tebo Indah (TI) dan Perwakilan Selaras Mitra Sarimba (SMS).

Namun dua orang perwakilan PKS yang hadir adalah humas dari masing-masing perusahaan. DPRD menilai mereka yang hadir tidak mempunyai kapasitas membuat dan mengambil kebijakan. 

Wakil ketua II DPRD Tebo Syamsu Rizal mengatakan, dia menginginkan yang hadir manager pabrik PKS. Kalau yang hadir sekarang itu kan manager humas perusahaan, juru bicara perusahaan.

"Secara teknis yang mengetahui soal TBS itu manager pabrik," kata Iday di depan peserta rapat.

Terpantau di dalam ruangan Iday tengah marah-marah di depan peserta rapat. Di akhir rapat disepakati rapat ditunda hingga Selasa (21/6/2022) pukul 9.00 WIB. Iday menilai, ini merupakan miskomunikasi antar dinas, sehingga surat itu tidak sampai ke manager pabrik.

"Saya ingin yang hadir nanti manager pabrik, biar tahu apa persoalan yang sebenernya terjadi," kata Iday.

Ainur Rafiq, Kepala Bidang (Kabid) Bina Usaha Dinas Perkebunan Peternakan dan Perikanan (Bunakan) Kabupaten Tebo memastikan besok 7 orang perwakilan PKS hadir pada RDP di DPRD Kabupaten Tebo.

"Besok kita hadirkan ya,"  tandasnya.

Manager Humas Shole Taqwa Parlaungan Siregar saat didatangi wartawan, enggan berkomentar soal PKS yang tidak terima TBS. 

"Hari ini RDP-nya dipending. Besok pihak kami beri penjelasan ya," pungkasnya. (uri)






BERITA BERIKUTNYA
loading...