Di Bungo, Kakek 70 Tahun Tewas Dianiaya Tetangga

Pelajar SMP Tikam Teman Hingga Tewas

Kamis, 04 Agustus 2022 | 08:20:51 WIB

(Ist/Jambione.com)

JAMBIONE.COM, MERANGIN- Peristiwa berdarah terjadi SMP Negeri 20 Satu Atap Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, Rabu (3/8) kemarin. Seorang siswa bernama Irfan Ripai (14) tewas ditikam temannya sendiri berinisial RAS (14). Korban dan pelaku sama-sama berasal dari Desa Sungai Tebal, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Kapolsek Lembah Masurai Iptu Rezi Darwis mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat jam istirahat sekolah, sekitar pukul 10.00 WIB. Saat kejadian, korban sedang duduk bersama temannya di halaman sekolah didatangi oleh pelaku.

Kemudian, pelaku mengajak korban berkelahi. Saat korban berdiri, pelaku langsung mengeluarkan pisau dari pinggang sebelah kiri dan menikamkannya ke ketiak kiri korban. Setelah menikam korban, pelaku langsung melarikan diri.

Menurut Rezi, usai kejadian korban langsung dilarikan ke Klinik MAR Sungai Tebal. Selanjutnya, diruk ke RSUD Kolonel Abundjani Bangko untuk mendapat perawatan lebih lanjut. "Sampai di rumah sakit korban dinyatakan meninggal dunia," kata Rezi.

Setelah mendapatkan laporan adanya kejadian tersebut, anggota Unit Reskrim Polsek Lembah Masurai langsung melakukan penyelidikan dan pencarian pelaku. Sekitar pukul 14.00 WIB, anggota Unit Reskrim Polsek Lembah Masurai berhasil mengamankan pelaku di lokasi persembunyiannya tidak jauh dari Dusun Sungai Tebal. " Pelaku sudah diserahkan ke Polres Merangin," katanya.

Informasi yang diperoleh Jambi One, kasus ini bermula dari saling ejek di kelas. Pelaku yang kesal berniat menantang korban berkelahi. Dia mempersenjatai diri dengan senjata tajam.

Sementara itu, dari Bungo dilaporkan, seorang kakek 70 tahun, Sutono, warga Desa Karya Harapan Mukti, Kecamatan Pelepat Ilir, tewas dianiaya tetangganya sendiri bernama Ilyas (32). Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (2/8), sekitar pukul 11.00 WIB. Penganiayaan itu diduga karena pelaku kesal halaman rumahnya sering dilewati korban.

Kasi Humas Polres Bungo AKP M. Nur mengatakan, pada hari kejadian pelaku melihat korban mengelilingi halaman rumahnya. Karena kesal, pelaku lalu mengejar dan menganiaya korban menggunakan kayu dan dodos tanah.

Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka robek di bawah pelipis kiri, luka robek di bawah dagu, dan luka robek di bagian leher. "Warga sempat membawa korban ke klinik Dusun Kuning Gading. Namun nyawa korban tidak dapat diselamatkan," katanya, Rabu (3/8).

Menurut M Nur, pelaku beserta barang bukti satu buah dodos yang digunakan untuk menganiaya korban sudah diamankan di Polsek Pelepat Ilir. ‘’ Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif dan sudah ditahan," ujarnya.(lil/yad)






BERITA BERIKUTNYA
loading...