Tim Pro-IDE Unja Bentuk Desa Bersih Nol Sampah di Muarojambi

Kamis, 22 September 2022 | 09:34:21 WIB

()

JAMBIONE.COM, JAMBI  - Program Desa Bersih Nol Sampah diusung Tim Program Inovasi Desa (Pro-IDE) Universitas Jambi 2022 sebagai bentuk kepedulian terhadap rendahnya kesadaran masyarakat desa dalam menerapkan hidup bersih dan peduli lingkungan di Dusun Pangeran Nato, Desa Penyengat Olak, Kabupaten Muarojambi.

Tim Pro-IDE yang diketuai Karinda dari Program Studi DIII Analis Kimia mengungkapkan rasa senangnya karena program yang mereka usulkan lolos pendanaan di Universitas Jambi.

“Kegiatan ini sudah berlangsung selama 2 minggu, dimana pada tanggal 10 dan 11 September 2022 merupakan kegiatan pembukaan dan sosialisasi program yang dihadiri oleh Kepala Dusun Pangeran Nato, Ketua RT.12, Ketua Bank Sampah Induk Dream (BSI Dream), Ketua dan Anggota Sekolah Bank Sampah Perempuan (SBSP), Tokoh Masyarakat, Brand Ambasador BUMN PT. Pegadaian, Kelompok Tani dan masyarakat setempat,” ujar Karinda.

Selain itu kegiatan dihadiri pula dosen pendamping, Rahmi, S.Pd, M.Si berharap kegiatan Pro-IDE mahasiswa ini dapat berjalan dengan baik sehingga nantinya Desa bersih dari sampah akan terwujud.

“Kegiatan ini melibatkan Mitra Pentahelix, yakni Unja sebagai pemberi dana, BSI Dream dan SBSP sebagai pendukung penerapan di lapangan,  PT. Pegadaian sebagai pendukung kegiatan administrasi reward pengelolaan sampah, Kelompok Tani dan Masyarakat setempat sebagai pelaksana dan DLH Provinsi Jambi sebagai instansi yang mendukung penuh legalitas pendirian Bank Sampah di Dusun Pangeran Nato dan saya berharap program ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar sehingga dapat terciptanya Program Desa Bersih Nol Sampah di Dusun Pangeran Nato,” jelasnya.

Kepala Dusun Pangeran Nato, Ahmad Rozi, S.IP menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya kepada Tim Pro-IDE yang telah memilih desa mereka untuk pelaksanaan kegiatan yang sangat bermanfaat bagi masyarakatnya

“Saya sangat mendukung penuh kegiatan ini serta bersedia mengerahkan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Ahmad Rozi.

Pada tanggal 17 dan 18 september 2022, Tim Pro-IDE mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pelatihan di masyarakat dan dilanjutkan penyerahan barang ke desa. Selanjutnya, Tim berkoordinasi kepada pihak desa terkait jadwal pelaksanaan pelatihan rutin yang akan dilakukan. (unja.ac.id/tya)






BERITA BERIKUTNYA
loading...