Terduga Pembunuh Rangga, Ditangkap Polisi, Ini Tampangnya?

Sabtu, 21 Januari 2023 | 20:07:04 WIB

()

Jambione, Jambi - Upaya cepat Satreskrim Polresta Jambi mengungkap pelaku penusukan terhadap Rangga hingga meninggal dunia, akhirnya membuahkan hasil.

Tak sampai 24 jam, si pelaku sudah berhasil ditangkap oleh personel Satreskrim Polresta Jambi. Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut.

“Alhamdulilah, pelaku sudah diamankan,” kata perwira tiga melati itu, saat dikonfirmasi Sabtu 21 Januari 2023. Kata dia, pelaku ditangkap di wilayah Desa Gelam, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi.

“Ditangkap pukul 15.00. Terima kasih atas doanya,” kata Kombes Pol Eko Wahyudi. Saat ini kata dia, pelaku sedang menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Sebelumnya, polisi melakukan penyelidikan ke Rumah Sakit Islam Arafah Jambi, terkait pengerusakan kaca pintu yang terjadi Sabtu 21 Januari 2023 dini hari.

Anggota Satreskrim Polresta Jambi pun langsung melakukan penyelidikan lapangan, terkait penyebab luka tusuk yang diderita Rangga, pasien yang akhirnya meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Arafah Jambi.

Dari penyelidikan di lapangan, rupanya korban yang bernama Rangga Pratama Putra (25), telah terlibat penganiayaan di Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Legok, Kota Jambi.

Peristiwa itu tepatnya terjadi di depan SMP Pertiwi. Informasi yang didapat jambi-independent.co.id, saat itu Rangga datang ke sebuah konter di lokasi kejadian, pukul 00.30.

Dia ingin melakukan top up DANA. Saat akan pulang, tak jauh dari konter itu, ada satu orang pria berhenti dan menatapnya dengan sinis. “Ngapo nengok-nengok,” kata Rangga. Orang tak dikenal tadi pun menjawab “Ngapo”.

Rangga yang saat itu sedang dengan temannya yang bernama Deni, lalu turun dari sepeda motornya, dan keduanya langsung terlibat keributan.

Cekcok mulut ini kemudian berlanjut dengan perkelahian. Deni lalu bermaksud mengambil sepeda motor, untuk membawa Rangga pulang.

Namun saat dia menoleh, Rangga sudah bersimbah darah. Dia langsung dibawa ke rumahnya, dan selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Islam Arafah Jambi.

Rangga rupanya mengalami luka robek di dada sebelah kiri, rusuk kiri. Serta luka pada lengan sebelah kiri.

“Kita sedang mencari pelaku penganiayaan ini dulu. Karena ini merupakan akar masalahnya,” kata Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi, saat dikonfirmasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok orang tak dikenal, menghancurkan pintu kaca dan jendela Rumah Sakit Arafah Jambi.

Peristiwa ini terjadi di hari Sabtu 21 Januari 2023. Informasi yang didapat, malam itu pukul 00.30, ada dua orang datang ke Rumah Sakit Islam Arafah Jambi.

Mereka mengantar seorang pasien bernama Rangga, dengan luka tusuk.

Melihat kondisi pasien, petugas jaga rumah sakit langsung memberi tindakan pertama, sesuai standar operasi penindakan rumah sakit.

Tapi pukul 02.00, terjadi pengerusakan oleh orang tak dikenal yang diduga berasal dari keluarga pasien. Mereka memecahkan kaca pintu IGD Rumah Sakit Islam Arafah Jambi.

Sumber jambi-independent.co.id mengatakan, alasannya, mereka kesal karena penanganan dari rumah sakit dianggap terlalu lambat.

Rupanya, Rangga tak bertahan. Pukul 02.50, pasien tadi dinyatakan meninggal dunia oleh dokter jaga Rumah Sakit Islam Arafah Jambi.

Keluarga pasien yang tak terima, kembali melakukan perusakan kaca pintu rumah sakit. Tak hanya itu, mereka juga melemparkan benda-benda lainnya.

Sementara itu, pihak keamanan Rumah Sakit Islam Arafah Jambi berusaha mendinginkan situasi. Mereka juga membujuk keluarga pasien supaya bisa bersabar dan bisa mengendalikan diri.

Hal ini dilakukan agar pengerusakan sarana dan fasilitas Rumah Sakit Islam Arafah Jambi tak berlanjut.

“Mungkin keluarga pasien merasa tidak puas dan kecewa. Mereka menilai pelayanan rumah sakit lambat, hingga pasien meninggal dunia,” kata sumber tadi. *






BERITA BERIKUTNYA
loading...